Panduan Memilih Pasir Aquascape untuk Aquarium Rumah

Posted on

Memilih pasir aquascape tepat sangat penting, berperan menjaga kesehatan ekosistem dalam aquarium serta memperindah tampilannya. Pasir ini menjadi substrat (dasar) dalam aquascape, berfungsi sebagai media tanam untuk tanaman kolam, tempat menancapkan akarnya, serta habitat bagi bakteri yang mempunyai manfaat untuk ekosistem akuarium.

Pasir Aquascape
Jendela.id

Fungsi Pasir Aquascape 

Pasir aquascape memainkan peran vital pada ekosistem aquarium rumah. Selain berperan dalam keindahan, pasir ini juga mempunyai fungsi sebagai:

  • Media Tanam: Pasir menyediakan dasar untuk tanaman air menancapkan akar, sehingga mampu tumbuh dengan baik. Menjadikan kolam akuarium lebih hidup dan memberi tempat aman dan nyaman untuk tumbuh serta berkembang.
  • Habitat Bakteri Baik: Pasir jadi tempat bakteri menguntungkan membantu menjaga keseimbangan ekosistem akuarium. Berperan mengubah zat beracun amoniak dan nitrat menjadi zat tidak berbahaya.
  • Tempat Menancapkan Tumbuhan: Tanaman hias pada aquarium memerlukan media stabil untuk menancapkan akar serta menyerap nutrisi. Tak heran jika kehadiran pasir ini sangat penting untuk kelangsungan hidup biota.
  • Menyediakan Nutrisi: Pasir kaya akan nutrisi, membantu tanaman tumbuh subur tanpa perlu memberi pupuk.
  • Tempat Perkembangan Akar: Menyediakan ruang untuk akar berkembang dan menyebar, sehingga tumbuhan tetap hidup meski terendam air.
  • Dekorasi Estetis: Berikan sentuhan estetis, mempercantik tampilan aquarium, serta menciptakan pemandangan jauh lebih indah. Memberi suasana nyaman dan aman untuk ekosistem dan berkembang biakan sempurna.

Jenis Pasir

Ada beberapa jenis pasir aquascape dapat digunakan dalam aquarium. Masing-masing memiliki karakteristik serta manfaat tersendiri. Inilah pasir paling populer dan sering digunakan.

1. Pasir Malang

Merupakan jenis pasir sangat populer di kalangan pecinta ikan hias yang dipelihara dalam aquarium rumah. Berasal dari letusan gunung berapi Malang, Jawa Timur. Memiliki warna hitam dan merah maroon, kaya akan nutrisi dan sering dijadikan undergravel aquarium karena tekstur berongga karena memiliki kandungan mineral.

Pasir ini memiliki bobot ringan, sehingga akar sulit mencengkeram. Untuk pemakaian sebagai media tanam, sebaiknya dikombinasikan dengan pasir lain dan pupuk sebagai dasar khusus tanaman air.

2. Pasir Bali

Pasir Bali merupakan jenis pasir aquascape populer di kalangan pecinta ikan hias. Berbentuk bulatan halus, miliki pecahan kerang berwarna cerah yang dapat memperindah ekosistem akuarium. Namun, pasir Bali menaikkan pH dan GH air. Sedangkan untuk mengatasi hal ini, bagian atas bisa ditutupi menggunakan pasir halus agar menjaga parameter air stabil.

Melansir dari Channel Youtube Berkah Aquahansen, mengenai pasir Bali. Berwarna putih bersih dan mengkilap, sayangnya tidak cocok untuk aquarium air laut karena tidak bisa mengikat kotoran. Namun jika digunakan untuk air tawar jauh lebih baik, mampu memberi kesan menawan dengan air jernih menjadikan lebih sempurna. Apalagi ditambah tumbuhan dan karang sebagai habitat ikan hias.

3. Pasir Silika (Kuarsa)

Pasir kuarsa, lebih sering digunakan kalangan pecinta pasir aquascape sebagai dasar aquarium. Berasal dari pasir lepas dan batu yang hancur karena pelapukan mekanik kimia. Pasir Silika berwarna putih bersih, cocok untuk menancapkan tanaman agar lebih kokoh.

Berfungsi menghilangkan kotoran mengendap dalam air aquarium. Namun, pasir ini tidak mengandung nutrisi sehingga memerlukan pupuk khusus untuk pertumbuhan alga coklat. Meski begitu, pasir kuarsa tetap jadi pilihan baik dalam memperindah dan menciptakan ekosistem kehidupan ikan menarik.

Perbedaan Pasir Bali dengan Pasir Yamaya

Pasir aquarium Bali memiliki bentuk halus dengan campuran pecahan kerang kecil. Berwarna putih agak kecoklatan, mampu memberi kesan alami cerah pada aquarium ikan rumah. Bisa digunakan untuk kolam ikan air laut dan tawar untuk mendukung mikroorganisme.

Sedangkan pasir yamaya, merupakan sejenis silika yang umum digunakan untuk kolam aquarium. Memiliki tekstur halus, mampu memberi kesan bersih dan rapi. Berwarna purih bersih, membuat lingkungan ikan hias terasa lebih terang. Cocok ditempatkan pada aquascape apapun untuk mendukung pertumbuhan bakteri baik dan menjaga keseimbangan ekosistem kolam.

Memilih pasir tepat jadi langkah penting mendukung pertumbuhan tanaman serta menjaga keindahan aquarium rumah. Memahami fungsi, ukuran butir, warna, maupun jenis pasir merupakan keputusan baik dalam menciptakan ekosistem akuarium sehat dan estetis. Pasir  aquascape yang baik bukan hanya mempercantik tampilan, namun turut serta mendukung keseimbangan ekosistem akuarium. /sofia