Perbedaan Aerator dan Filter Aquarium, Jangan Sampai Keliru

Posted on

Aerator dan filter aquarium termasuk aksesoris aquarium yang memiliki peranan penting. Karena hal itu, siapa saja yang ingin menghias aquarium, pasti tidak akan melewatkannya.

Hanya saja, ada sebagian orang yang menganggap keduanya sama. Padahal kedua aksesoris ini memiliki perbedaan yang sangat mencolok. Ketahui apa saja perbedaannya agar lebih maksimal saat menggunakannya. Lalu ketika memilihnya pun tidak akan keliru.

Perbedaan Aerator dan Filter Aquarium, Jangan Sampai Keliru
reddit.com

Perbedaan Aerator dan Filter Aquarium

Untuk mengetahui apa saja hal-hal yang membedakan kedua aksesoris ini, bisa langsung mencermati uraian berikut.

Komponen

Salah satu hal yang membedakan kedua aksesoris ini ialah komponennya. Hal ini sebagaimana yang terungkap di akun TikTok @migaquarium. Pada umumnya, komponen aerator lebih kompleks daripada filter aquarium. Aerator memiliki mesin, selang dan batu. Karena hal itu, aksesoris ini juga terkenal dengan sebutan mesin pelupuk atau gelembung. Bisa juga mengombinasikan komponennya dengan biofoam. Saat menggunakan aerator, air yang ada di dalam aquarium jadi jernih. Bahkan airnya jauh lebih jernih daripada penggunaan filter aquarium. Ketika mencermati filter aquarium, komponennya berupa mesin yang disambung pipa atau selang. Namun lebih rapi jika menggunakan selang. Setelah itu, diberi kapas dan crystal bio. Meski hasilnya lebih jernih saat menggunakan aerator, namun lebih efektif pemakaian filter. Hal ini karena komponen tersebut bisa menjernihkan air sekaligus menambah kadar oksigen di dalam aquarium. Kadar oksigen tersebut sangat baik bagi keberlangsungan hidup ikan di dalam aquarium.

Fungsi

Perbedaan aksesoris aerator dan filter aquarium ini juga terlihat dari segi fungsinya. Dari segi fungsi, rupanya lebih menguntungkan penggunaan filter aquarium.

Hal ini karena filter aquarium bisa menjaga kebersihan air dengan baik. Caranya dengan menyaring kotoran fisik, biologis maupun kimia.

Fungsi tersebut tak bisa didapatkan dari penggunaan aerator. Hal ini lantaran aerator tak bisa membersihkan air karena sisa makanan atau kotoran.

Dengan demikian, penggunaan aerator tak bisa menggantikan peran filter aquarium. Dari sini bisa kita ketahui bahwa fungsi aerator hanya fokus pada sirkulasi maupun peningkatan oksigen saja.

Hal ini jelas berbeda dengan filter aquarium. Untuk aksesoris yang satu ini berperan penting dalam kebersihan maupun stabilitas kualitas air di aquarium.

Efek Estetika

Rupanya aerator dan filter aquarium juga bisa dibedakan dari efek estetika yang ditampilkan. Ketika menggunakan aerator, tampilan aquarium jadi terlihat lebih estetik.

Alasannya lantaran aerator berbentuk gelembung udara yang menarik. Sementara filter aquarium tidak memilikinya. Maka dari itu, jika menginginkan aquarium dengan tampilan estetik, bisa pilih aerator.

Kemampuan Meminimalisir Zat Beracun

Untuk menjaga keberlangsungan ikan yang ada di aquarium, tentu harus meminimalisir zat beracun. Aquarium bisa saja mengandung zat beracun, terlebih lagi jika kurang menjaga kebersihannya.

Zat beracun tersebut berbahaya bagi ikan di dalam aquarium. Ikan bisa saja sakit atau bahkan mati karena terpapar zat tersebut.

Menyadari hal itu, lebih baik pakai aksesoris filter aquarium. Berbeda dengan aerator, filter aquarium bisa menyeimbangkan parameter kimia airnya dengan baik.

Karena kemampuan tersebut, filter aquarium bisa meminimalisir zat beracun sebagaimana mestinya. Misalnya saja nitrat dan amonia.

Dengan demikian, ikan yang ada di dalam aquarium bisa tetap aman dan sehat. Bahkan ikan bisa berkembang biak dan berenang kesana-kemari secara lincah.

Aerator dan filter aquarium sekilas tampak sama. Akan tetapi, kedua aksesoris ini sebenarnya sangatlah berbeda. Sebelum menggunakannya, lebih baik ketahui dengan cermat apa perbedaan keduanya. /puji